Saat Telur Kenari Menetas

Telur kenari akan metetas sekitar 14 hari setelah dierami oleh induknya, tetapi seringkali bisa 15-18 hari tergantung pada indukannya, dimana kenari yang bisa mengerami dengan baik serta kondisi panas yang tepat (dibantu dengan panas dari lampu) maka telur kenari akan dapat menetas tepat waktu.

Sebaiknya saat kenari baru menetas, jangan menaruh kandang pada posisi tempat orang berlalu lalang, atau tempat bising, juga jangan terlalu sering anda menengoknya (karena bagi breeder pemula akan sangat senang bisa melihat kenarinya berhasil menetas, kemudian sering ditengok bahkan tiap saat). Hal ini bisa membuat induk kenari menjadi stres, dia akan terlalu erat mengeram bahkan menekan anak-anaknya yang baru lahir, sehingga bisa mengakibatkan kematian pada anakan kenari yang baru menetas.  Kadang indukan yang terlanjur stres juga akan berhenti mengeram, dan karena tidak terbiasa dengan kehadiran orang baru (kenari yang baru pertama mengeram) dia akan berhenti merawat anakannya. Hal ini tentu saja dapat membuat anda rugi he he he.. Jadi sebaiknya taruh kenari pada tempat yang aman, penuhi makanan, extra food dan lain-lain serta jaga kebersihan minumnya, Itu saja, selanjutnya jangan terlalu sering ditengok.

Cucilah tangan anda sebelum memegan sangkar, wadah pakan dan terutama anakan kenari anda (terutama apabila anda hendak memasang ring) hal ini karena anakan kenari akan sangat rentan terhadap kontaminasi bakteri misalnya: Ecoli, salmonela, dll. Jadi sediakan saja sabun cair disekitar kandang kenari anda untuk mengingatkan pentingnya mencuci tangan sebelum memegan anakan kenari.

 

Cukup sekian dulu… Semoga sukses…

Suksma

 

 

 

9 thoughts on “Saat Telur Kenari Menetas

    1. setyabudhigede Post author

      Di tempat saya tersedia anakan kenari pak wayan, silakan saja berkunjung ke lokasi di Banyuning. Kenari ternakan hasil sendiri dan perawatan saya sangat prima. Pak Wayan juga bisa belajar untuk merawat dan beternak kenari. Prinsip saya semakin banyak peternak lokal akan semakin baik pak, juga semakin banyak kawan yang baik tentunya. Suksma…

      Reply
    1. Gede Budi Post author

      Semua tergantung kebiasaan kita dan perilaku kenari jantan. Jika dengan mencampur kenari tidak menjadikan kenari bermasalah (artinya betina tidak birahi dan tidak terganggu) maka dicampur saja.
      Tapi kadang kita sebagai peternak punya kenari beberapa indukan. Sehingga untuk efektifnya, sejak kenari bertelur pertama, langsung saja dipisah…

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s