Hati-hati terhadap Penipuan

Beberapa tahun lalu saya menerima sms, seorang peternak burung di Denpasar, sebut saja namanya M, M menghubungi saya dengan sms bahwa dia punya anakan F3 Ys, warna kuning, umur 1 bulan dan jaminan jantan, lalu saya balas dengan sebuah pertanyaan “harganya berapa Om???” dibalas oleh M, “murah cuman 3 juta saja”. Saya tentu saja kaget dan langsung menelpon.

Di pasaran harga  anakan  kenari  F3Ys berkisar antara 4,5 juta sampai 5 juta tergantung kualitas, dan hal ini tentu saja bagi saya sebuah peluang agar saya bisa dapat tambahan stock bakalan pejantan yang berkualitas Bagus tentunya. Saya saat itu sangat percaya dengan M karena beberapa anakan yang saya beli sangat bagus kualitasnya.

Saat itu juga saya transfer dana sebagai DP dan esok harinya Cusss ke Denpasar.  Akhirnya saya dapatkan F3Ys itu, Meski dalam hati saya berfikir “kok agak kecil”. Tetapi karena M berkata sangat meyakinkan, maka saya setuju dan membayar kenari tersebut. images2

Dalam perjalanan waktu, ternyata memang keraguan saya terbukti, dua bulan berselang kenari tersebut hanya sebesar F1Ys  produk saya sendiri. Sangat kecewa tentunya dan akhirnya saya coba untuk menghubungi M. Awalnya M menerima dengan baik telpon saya, tetapi begitu saya menyinggung kenari F3Ys nya yang tidak bagus telpon tiba-tiba mati, saya coba telpon kembali tetapi tidak pernah diangkat, saya coba sms tak pernah sekalipun di balas. Sebenarnya saya hanya ingin pengakuan saja dari M, tapi memang begitulah karakternya, tidak mau bertanggungjawab. Akhirnya saya bercerita pada seorang kawan yang baru saja ambil Yorkshire dari M, dan betapa saya terkejut… Seorang kawan ini juga mengeluhkan hal yang sama. M ternyata juga menipunya dengan memberikan YS yang cacat dan pincang serta membisu alias sama sekali tidak bunyi. “SANGAT MENGECEWAKAN”…

Begitulah penipuan di dunia perburungan. Sulit untuk mencari pedagang yang mau bertanggungjawab terhadap barang jualannya. Dari hal yang kecil misalnya seorang kawan bercerita bahwa pedagang di denpasar menjual anakan kenari jaminan jantan, bahwa jika tidak bunyi dalam 3 bulan bisa ditukar. Tetapi apa mau dikata, ketika 3 bulan berselang kenari tersebut ternyata betina dan dicoba untuk ditukar, ternyata sudah tidak bisa. Pedagang berkata bahwa garansinya hanya satu minggu… Ha ha ha.. Itulah realita, itulah yang banyak terjadi di sekitar kita kawan.

Jadi  bagaimana kita menyikapi hal seperti itu? Sebuah pertanyaan untuk kita semua… “Apakah usaha kita tidak akan untung jika kita jujur?”

Beranjak dari hal tersebut saya berjanji pada diri saya… Bahwa saya akan jujur, berkata apa adanya tentang kondisi kenari yang saya ternakkan dan yang saya jual, dan saya berikan jaminan berupa garansi uang kembali atau ditukar dengan burung lainnya plus uang lelah terhitung setiap bulan saat dipelihara, Karena persahabatan itu lebih penting.

Semoga semua kebaikan datang dari seluruh penjuru mata angin.

Suksma

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s