Mengapa Kenari tidak mau berbunyi/ Berkicau????

Salah satu hal yang bisa membuat frustasi bagi para pemilik adalah Burung  yang tidak mau berkicau. Kalau Anda baru membeli kenari, maka burung tersebut butuh waktu sekitar dua minggu atau lebih untuk beradaptasi dengan kandang atau lingkungan yang baru, meski ada juga yang langsung berkicau esok harinya.

Agar tidak kecewa, sebaiknya belilah kenari jantan berusia 6 bulan atau lebih, tetapi jangan sampai berusia 3 tahun. Tempatkan dalam kandang yang luas, lalu digantung di tempat yang lebih tinggi. Tapi jika memang masih bakalan, dia akan ngeriwik dan mulai bunyi secara kasar di usia 4 bulan.

Kemungkinan kenari betina

Burung kenari yang mulai jarang atau bkenari berkicauerhenti berkicau kemungkinan berjenis kelamin betina. Jika masih berusia muda, kenari betina juga bisa berkicau. Tetapi biasanya mereka tidak akan bersuara lagi setelah bertelur atau setelah melewati masa mabungnya. Sebagian bisa berkicau sesekali sepanjang tahun, tetapi dengan durasi dan lagu yang pendek dan cenderung putus-putus di tengah.

Memasuki fase mabung (molting)

Burung kenari yang semula gacor, rajin berkicau, suatu saat nanti pasti akan memasuki fase mabung atau molting. Pada fase ini, burung umumnya akan berhenti berkicau selama beberapa bulan, karena sebagian besar energinya terkuras untuk proses pergantian dan pertumbuhan bulu-bulunya. Kenari muda mungkin masih tetap akan berkicau selama masa mabung, tetapi kenari yang sudah dewasa cenderung diam saja.

Perlu diketahui, kenari juga bisa mengalami rontok bulu di luar fase mabung. Hal itu biasanya terjadi jika burung terkena cahaya lebih dari 14 jam dalam sehari. Perubahan suhu juga dapat mengakibatkan burung cepat mabung.

Misalnya, seekor kenari dibeli pada waktu musim dingin dan biasa disimpan dalam kandang penangkaran di luar ruangan. Sampai di rumah dimasukkan dalam kandang kecil dan disimpan dalam ruangan yang hangat dengan lampu menyala. Nah, di sinilah dia akan mengalami stres, sehingga langsung mengalami rontok bulu dan tidak mau berkicau lagi.

Kalau sudah masuk masa mabung, hal yang bisa dilakukan hanyalah menunggu selama dua bulan hingga proses mabungnya selesai. Di sinilah pentingnya perawatan mabung diterapkan, dengan memberikan makanan berprotein tinggi dan eggfood.

Pemberian suplemen khusus bisa membuat burung menjalani masa mabungnya dengan aman, tidak mengalami penurunan kondisi fisik secara berlebihan, menghindari stres, dan yang lebih penting suaranya kembali prima setelah masa mabung berlalu.

Burung dalam kondisi tidak sehat

Kenari yang tidak mau bunyi, meski tidak dalam keadaan mabung, bisa jadi karena kondisinya yang kurang sehat. Burung yang kelihatan aktif pun bisa mengalami gangguan penyakit, karena kenari termasuk burung yang pintar menyembunyikan penyakitnya. Dibutuhkan pengamatan serius dari pemiliknya, baik melalui tingkah laku, kondisi bulu, paruh, mata, dan kotorannya.

Salah satu gangguan kesehatan yang sering membuat kenari macet bunyi adalah infeksi pernafasan, baik yang disebabkan bakteri, virus, jamur, maupun tungau kantung udara (air sac mite). Perlu perawatan khusus disertai pemberian obat yang tepat untuk menyelesaikan infeksi ini.

Merasa kesakitan atau nyeri pun bisa membuat kenari mogok bunyi. Misalnya burung kaget dan menabrak jeruji sangkar atau kassa kandang penangkaran, sehingga melukai dirinya. Apalagi jika kuku kakinya terlalu panjang, kemungkinan burung mengalami cedera menjadi lebih besar, bahkan tidak nyaman saat bertengger yang membuatnya bisa stres dan akhirnya mogok bunyi.

Suksma..

2 thoughts on “Mengapa Kenari tidak mau berbunyi/ Berkicau????

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s