Telur Kenari bisa Menetas atau Tidak???

Pada umumnya masa mengerami telur burung kenari adalah 2 minggu (14 hari) artinya setelah melewati masa 14 hari itulah satu persatu telur burung kenari akan menetas satu persatu. Setiap hari menetas satu butir sampai menetas semua. Jarang dalam satu hari menetas 2 atau 3 butir sekaligus.
Jadi diperkirakan pada hari yang kesembilanbelas itulah semua telur sudah menetas semua. Apabila sampai 19 hari ada 1 atau 2 butir telur burung kenari masih ada yang belum menetas biasanya masih diberi masa toleransi 1-2 hari untuk memastikan apakah telur tersebut bakal menetas (isi) atau tidak menetas (kosong).
Nah, jika kita mencari kepastian telur isi atau kosong harus menunggu sekian lamanya kan buang-buang waktu. Padahal sedini mungkin kita bisa mengetahui telur burung kenari ISI dan ada harapan bakal menetas ataukah KOSONG dan 100% tidak bakal menetas.

Jika kita sudah bisa memastikan telur burung kenari isi atau kosong jauh hari sebelumnya, maka kita sudah memastikan bahwa hanya telur burung kenari yang isi sajalah yang dierami induk burung kenari, sedang telur yang kosong sudah kita buang. Hal ini akan menghemat waktu dan tempat karena jumlah telur yang dierami pun akan ideal dan hasilnya pun akan optimal dengan prosentase menetas sangat tinggi (tentu saja jika tidak ada kendala atau faktor x ).
Nah, lalu sejak kapan kita bisa mengetahui bahwa telur burung kenari tersebut isi atau kosong? Dan bagaimana cara mengetahuinya?

Kita bisa mengetahui sejak dini telur burung kenari isi atau kosong mulai hari ke 5 – 8 setelah telur dierami (kalau tidak dierami tidak bisa dilihat).

Caranya adalah :
Dengan menerawangkan telur tersebut dengan menggunakan lampu senter dengan arah sinar menuju ke wajah/muka kita. Dengan hati-hati telur burung kenari kita pegang dengan jari jempol dan telunjuk  tangan kiri, lalu kita sorot menggunakan lampu senter dari arah belakang.

  • Jika setelah disinari lampu senter telur burung kenari nampak BENING, JERNIH,TERANG atau hanya nampak ada bulatan kuning telurnya maka dipastikan telur tersebut kosong atau tidak ada benihnya sehingga jika dierami sampai kapan pun tidak akan menetas.
  • Jika setelah disinari lampu senter telur burung kenari nampak KERUH, MERAH, ADA BENANG/SERAT MERAH, GELAP  maka dipastikan telur burung kenari tersebut isi dan bisa dilanjutkan dieramkan induk burung kenari karena ada harapan nanti menetas (meski tidak 100%).

Agar lebih jelas, silakan lihat gambar di bawah ini ya

 


Nah, gambar pertama adalah telur burung kenari yang kosong atau tidak ada isi/benih (embrio)nya. Nih, percuma kalau dierami sampai kapan pun ya nggak akan menetas. Malah kasihan induk betinanya capek ngeraminya…..he he he.

Kalau gambar kedua tuh kelihatan keruh,agak merah ada “sesuatu”nya.Kalau telur ini dierami tentu ada kemungkinan menetas.

Semoga bermanfaat…

Suksma

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s