Kenari Bali

Peternak Burung Kenari di Singaraja

Kenari Serak, Tidak Mau Bunyi, Penyebab dan Cara Mengatasinya…

11 Comments

dak selamanya burung dalam kondisi sehat. Meski tidak diharapkan terjadi, terkadang ada saja gangguan kesehatan yang dialami burung, termasuk pada Kenari kesayangan Anda. Salah satu kondisi yang sering atau lazim terjadi pada kenari adalah suaranya tiba-tiba menghilang. Ini bisa terjadi pada kenari yang sudah rajin berbunyi (gacor) maupun kenari yang sedang belajar berbunyi. Masalah ini sering ditanyakan sobat kicaumania, khususnya penggemar kenari yang kebetulan mengalami kasus tersebut.
Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan pengetahuan mengenai asal mula penyebabnya, agar jangan terulang kasus di mana kenari yang sudah menggelembungkan tenggorokannya tetapi tidak keluar kicauannya, kemudian diobati dengan cara tenggorokannya dicolok dengan batang jerami atau rumput.

Kasus ini pernah menimpa seorang kicaumania (tidak perlu disebutkan namanya  🙂 ). Apa yang terjadi? Beberapa menit kemudian, kenari tersebut benar-benar kehilangan semuanya: Suara dan nyawanya !!!

Sobat  ini beralasan, cara itulah yang dilakukan orang tua-orang tua dahulu waktu mengobati burung perkututnya yang kehilangan suara.

Nah, untuk menghindari kasus serupa, mari kita telisik beberapa akar persoalan mengapa kenari yang sudah menggelembungkan tenggorokannya, tetapi tidak keluar suaranya. Berdasarkan pengalaman selama ini, ada beberapa faktor pemicu hal tersebut, yaitu :

  • Kenari tidak pernah dikerodong pada malam hari, sehingga mengalami kondisi yang pada manusia disebut “masuk angin”. Ada banyak angin malam yang masuk ke pori-pori kulitnya, termasuk di bagian tenggorokan, sehingga mempengaruhi kotak suara yang disebut larynx. Kotak suara ini terdiri atas tulang rawan, tempat di mana pita-pita suara burung menempel.
  • Kenari terkena infeksi di bagian tenggorokannya, terutama akibat infeksi tungau ( air sac mites ).
  • Kenari terkena penyakit gondok atau gangguan tenggorokan lainnya.
  • Kenari terkena penyakit psittacosis yang menyebabkan suaranya menjadi serak atau hilang. Gejala burung yang menderita penyakit ini antara lain mencret, lemah, bulu kusut, tidak mau makan, serta mata atau hidungnya berair. Jadi, jika muncul gejala seperti ini, maka kemungkinan besar faktor pemicu kenari kehilangan suaranya akibat penyakit ini.

Karena itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut, harus dicermati dulu apa penyebabnya. Setelah itu baru diberikan pertolongan untuk mengatasinya.

Berikut ini tindak pencegahan agar burung kenari tidak mengalami gangguan kehilangan suara :

  • Membiasakan untuk  selalu mengkerodong burung kenari pada malam hari.
  • Menjauhkan kenari dari lubang tempat keluar-masuk udara / angin, misalnya ventilasi udara atau saluran udara, AC, dan kipas angin.
  • Teratur memberikan vitamin dan antibiotik untuk mencegah kenari terkena serangan penyakit, termasuk suara yang tiba-tiba hilang. Vitamin ini sendiri beragam dan banyak di pasaran. Namun tidak banyak multivitamin lengkap untuk burung, yang sekaligus mengandung antibiotik.
  • Bagaimana jika kenari sudah kehilangan suaranya? Berikut ini tindak pengobatan yang aman :
  • Berikan terapi pucuk daun mengkudu muda, sebagai ganti buah dan sayurannya selama dalam masa perawatan.
  • Mengganti air minum dengan air larutan selama masa perawatan. Untuk kenari, sebaiknya jangan menggunakan air minum yang masih mentah, termasuk air ledeng / PDAM. Lebih disarankan menggunakan air matang atau air kemasan.

 

Semoga bermanfaat, Suksma…

Advertisements

Author: Gede Budi

Hobi beternak kenari memang sangat menyenangkan, apalagi jika ternyata memang telah menghasilkan. Jadi buat kawan-kawan yang punya hobi sama, Jika ada keinginan dari kawan2 untuk berbagi pengalaman menangkarkan kenari, silakan untuk berkomentar atau mengisi blog ini dengan tips yang lebih baik. Saya akan dengan sangat terbuka menerima kritik dan masukan dari anda semua pecinta kenari. Saya juga beternak burung kenari dengan indukan terpilih dan menjamin mutu tiap anakan kenari dari Singaraja Bird Farm. Jika berminat silakan hubungi saya di No. berikut ini: 087762059151 Semoga Peternak Kenari Bali semakin berkembang... Suksma

11 thoughts on “Kenari Serak, Tidak Mau Bunyi, Penyebab dan Cara Mengatasinya…

  1. Selamat siang pak.

    Saya punya kenari,kenari saya thu kalau dilihat bunyi tpi koq tidak keluar suaranx ??

    Bagaimana kah tips cara agar kenari bisa mengeluarkan suara kembali pak.

    Terima kasih

  2. Selamat malam Pak…

    Saya punya kenari awalnya suaranya serak dan pelan, dan saaat ini sudah hilang. Kondisinya lemah dan tidak begitu banyak makan..
    Obat apa yang yg baik diberikan..
    Awalnya saya berikan sawi putih sebagai makanan tambahan,,
    Dan sekarang saya berindaun binahong tapi tidak ada perubahan..
    Mohon pencerahan,..

  3. siang pak kenari saya sekarang tidak mau bunyi yah bulu nya ngembang makan si banyak tapi tidk mau berbunyi kenapa yh pak

    • Pak Muhammad Subhi, Bulu mengembang pada kenari bisa karena banyak faktor, Yang paling realistis saat ini mungkin karena perubahan cuaca secara ekstrim dari musim panas ke musim hujan. Usahakan kerodong, dan jika saat siang hari angin terlalu kencang kenari sebaiknya kandangnya ditaruh di tempat yang terlindung dari angin. Kemudian beri vitamin (silakan pilih yang ada dipasaran) Semoga kenarinya segera fit kembali.

  4. kang kenari saya pada panjang kuku yah d potong apah gimana

    • Kuku kenari harus dipotong, karena jika terlalu panjang akan membuat kesulitan bagi kenari untuk mencengkeram tangkringan, juga bisa berdampak saat kawin, karena dengan kuku yang terlalu panjang akan menyulitkan jantan saat harus menjaga keseimbangan saat menaiki betinanya, kemudian jika kenari betina terlalu panjang, dapat melukai anakannya, ini bs menjadi penyebab anakan mati. Dipotong jangan terlalu dalam, agar tidak keluar darah, ada batas gurat merah/ hitam di dalam kuku, di potong di luar area gurat tersebut.

  5. Kang kenari saya kenapa ia suaranya kecil Klo berkicau tuh..

    • 1. Mungkin masih muda, jadi pada dasarnya perlu waktu untuk benar2 dewasa dan matang agar suarsanya maksimal
      2. Tidak semua kenari bersuara keras, ada yang halus, ada yang cepet, ada yang nyantai, semua karena faktor turunan, faktor kesehatan dll
      3. Jika sudah umur lanjut/ tua, suara kenari juga akan menurun volumenya
      4. Pastikan kenari sehat, karena jika sakit, pasti akan jadi pelan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s