Kenari Kegemukan Bisa Mempengaruhi Bunyi

Pertanyaan dari seorang Sahabat Kenari Bali:

Mohon pencerahan dari om Kenari Bali, yang sudah lama piara kenari, bolehkan?
Begini om saya beberapa hari lalu baru ambil kenari dari teman, kebetulan pernah juara 1 di latber Sanglah, Denpasar.
Kalo lagi bunyi wah ngerolnya bisa panjang:) , cuma setelah saya amati lagi ternyata jarang bunyi. Kerjanya makan melulu, jadi jarang bunyi. Dan saya lihat kayaknya kegemukan, padahal kalo sama sayuran atau mentimun senengnya minta ampun.
Apa sudah tua ya? umurnya sih katanya belum 2 tahun.
Trus kalo kenari ini pernah dikawinkan apakah perkawinan tersebut bisa mempengaruhi karajinan berbunyinya?
Gimana ya ngatasinya agar tidak kegemukan dan bisa rajin bunyi lagi?
Mohon petunjuknya pada om-om dan mas-mas semua, apa yang harus saya lakukan pada kenari saya ini? Matur Suksma Sebelumnya…

 

Kira-kira saya bisa kasih gambaran seperti ini; Burung gemuk cenderung menjadi semakin gemuk. Sebab, sebagaimana manusia, maka semakin gemuk orang, biasanya semakin gampang lapar. Selera makan bertambah untuk memenuhi kebutuhan kalori tubuh. Kecukupan kalori dihitung dari berat badan juga. Orang gemuk membutuhkan lebih banyak kalori.

Nah kalau burung Anda gemuk, biasanya dia akan bertambah gemuk dan karena terlalu banyak makan, dia pun menjadi malas bunyi. Atau kalau sudah kekenyangan, dia akan terkantuk-kantuk tidur. Bangun lagi ketika berasa sedikit lapar. Makan lagi. Terkantuk-kantuk lagi, tidur dan makan lagi, begitu terus.

Kapan biasanya burung menjadi gemuk?

Setelah ngurak atau mabung. Burung mabung biasanya kurang beraktivitas dan pada saat yang sama hanya makan melulu. Parahnya lagi jika  selama masa mabung banyak digelontor pakan yang mengandung karbohidrat. Untuk itu, agar burung Anda “sukses” mabung alias bisa mabung tuntas tetapi tetap terjaga kondisinya, maka perlu langkah-langkah yang tepat.

Bagaimana jika burung sudah telanjur kegemukan?

1. Mau tidak mau ya batasi pemberian biji-bijian untuk burung pemakan biji. Untuk burung pemakan biji, kenari misalnya, berikan bijian hanya sekitar setengah sendok teh dan sebagai ganti, perbanyak pemberian buah mentimun atau sayuran. Untuk mentimbun, belah saja secara memanjang satu buah mentimun dan berikan separuh bagian sebagai ekstra fooding. Lakukan selama sepekan sampai dua pekan.

2. Lakukan treatment banyak mandi. Burung banyak mandi akan banyak mengeluarkan energi.

3. Banyak jemur. Perlu diperhatikan bahwa hubungan jemur dan pengurusan adalah tidak langsung. Dalam arti bahwa penjemuran bukanlah cara “melumerkan” lemak. Lemak tidak akan cair seberapa lama pun burung dijemur. Hanya saja, dengan banyak dijemur, burung hanya akan banyak minum, dan kurang dalam “ngemil” voer atau bijian.

Demikian sedikit hal yang bisa saya uraikan, semoga bermanfaat, Matur suksma

6 thoughts on “Kenari Kegemukan Bisa Mempengaruhi Bunyi

  1. andre

    Mas Bro, perkenalkan saya Andre dari Malang. Mau nanya dikit mas, kira2 pakan apa yang bisa digunakan untuk mengganti telur puyuh, sehingga burung tidak kegemukan? Lalu saya baru beli burung dalam kondisi gemuk dan malas bunyi, kira-kira treatment apa yang seharusnya saya berikan, sekian mas. terima kasih

    Reply
  2. Tono

    Permisi mas, saya tertarik sama artikelnya mas, saya tono dari Probolinggo, di tempat saya banyak penjual kenari, dan saya amati masing-masing kok teorinya beda beda mas? ada yang disuruh ngasih telur tiap hari, ada yang tiap 2 hari sekali, kebetulan saya ngga mau repot ya saya kasih sesempatnya saja sekitar seminggu sekali. Kira-kira bagaimana sebaiknya mas?

    Reply
    1. Gede Budi Post author

      Banyak baca, banyak referensi artinya banyak rasa penasarannya Om Tono, tapi semua kembali bahwa kita akan menemukan teknik ideal berdasarkan pengalaman pribadi masing2. Yang mana yang terbaik akan kita jalankan.. Bagi saya terlalu sering memberi telur pada kenari dewasa akan berakibat buruk (Obesitas) Kegemukan. Sudah pernah saya alami karena kenari Jantan saya makin malas bunyi. Dan usaha memperbaiki kondisi kenari ke arah ideal kembali juga bukan perkara mudah. Perlu disiplin dari kita juga lho.. he he he.. Kenari Jantan dengan kondisi sehat bisa kita berikan telur puyuh separuh butir (hanya putihnya saja, karena kuning telur terlalu banyak mengandung lemak) seminggu sekali. Dan bisa meningkat seminggu dua kali pada saat mabung/ murak saja. dan menurut saya itu sudah cukup sesuai dengan angka kecukupan Nutrisi Kenari..🙂

      Reply
  3. De Suambara

    Kalo saya amati, apakah benar kenari itu biasa murak setahun sekali bos? Mohon penjelasannya, suksma

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s