Kenari Merah dan Permasalahannya

Asal-usul tentang Kenari Merah sampai saat ini masih simpang siur karna tidak ada catatan
atau pendapat yang disertai dengan bukti-bukti yang kuat yang dapat meyakinkan.

Diantaranya ada yang mengatakan kenari ini adalah keturunan kedua dan ada juga yang mengatakan kenari ini adalah keturunan ketiga dari Red Siskin.cropped-img-20121231-00004.jpg cropped-kn10.jpg

Yang dimaksud keturunan disini merupakan hasil perkawinan silang antara Red Siskin dangan kenari kuning.
Ada pula yang menyebutkan bahwa kenari ini kali pertama dikembangkan oleh Dr Hans Duncker asal “Jerman” pada awal tahun 1900 dengan menyilangkan siskin merah (jantan) dengan kenari kuning (betina).

Beberapa diantaranya mengatakan leluhur dari kenari kuning yang digunakan Dr.Hans Duncker adalah Roller Jerman, sementara yang lainnya menyakini kenari kuning yang digunakan merupakan kenari Border.

Selanjutnya dari hasil kawin silang tersebut didapatkan hasil dengan warna bulu beragam, mulai dari warna Merah Pekat yang disebut “Red Intensive”, Orange mendekati Merah yang disebut “Ivory”, dan warna lainnya.

Ada pula yang mengclaim bahwa hasil keturunan antara Red Siskin dengan Kenari Kuning adalah merupakan kenari Red Factor.
Kenari Red Factor sendiri ada yang mengatakan bahwa Red Factor adalah merupakan Kenari Merah sebenarnya yang tidak memerlukan asupan makanan mengandung Beta-Carotene dan Cantaxathine. Karna warna Merah pada bulu dari Kenari Red Factor tumbuh dengan sendirinya tanpa ada bantuan dari pihak manusia.

sekadar mengingatkan kenari-mania yang ingin membeli kenari merah. Saat ini bermunculan sejumlah pedagang kenari merah. Sebaiknya tanyakan juga asal-usul dan makanan yang diberikan kepada burung tersebut, karena hal ini bisa menentukan apakah kenari tersebut memang red-factor atau sekadar kenari oranye terang yang mirip warna merah.

images50Bukan apa-apa, karena belakangan ini marak aksi penipuan oleh oknum pedagang nakal, yang memberi sepuhan pada kenari oranye sehingga mirip kenari merah. Begitu berubah warna, mereka akan beralasan bahwa hal itu terjadi karena tidak diberi makanan yang mengandung beta karoten. Jadi yang harus diingat di sini: warna merah pada kenari red-factor tidak akan berubah sebelum ia mengalami pergantian bulu.

Harga kenari merah lokal (Red intensif/red factor) yang belakangan cukup melambung
memicu para penjual nakal untuk berbuat kecurangan dengan membuat kenari merah
palsu alias abal-abal. Berbagai cara dilakukan seperti pemandian kenari berulang-ulang
dengan cairan berwarna merah untuk mendapatkan warna merah pekat, atau
menggunakan bahan kimia berbahaya seperti pigment atau bogena yang merupakan zat
pewarna, dimana cara penggunaannya dicampurkan pada makanan ketika kenari akan
mabung sehingga warna merahnya lebih sulit untuk dikenali kepalsuannya. Untuk
menghindari penipuan yang dilakukan penjual nakal, kita bisa melakukan pengecekan
terlebih dahulu pada ciri fisik burung kenari dengan cara sebagai berikut:
  • Lakukan pengecekan pada bagian tangkai bulu dan juga bagian-bagian tertentu seperti paruh, kaki, apabila warna merahnya terlalu tajam dan cenderung luntur bisa dipastikan itu adalah hasil penyiraman dengan cairan pewarna merah.
  • Menunggu saat mabung merupakan salah satu cara untuk mengenali bahwa kenari itu merah asli atau merah palsu, namun proses mabung memerlukan waktu sehingga pembeli harus bersabar. Cara alternatif yang bisa dipilih adalah dengan mencabut bulu dada kenari beberapa helai, dalam waktu 2-3 minggu akan muncul bulu baru, dari situlah kita bisa mengetahui warna asli burung kenari merahnya.

Memang membedakan kenari Red Intensif asli maupun abal-abal agak susah, bahkan sangat susah, sehingga hal ini menyebabkan beberapa kenari mania enggan memiliki kenari berwarna eksotis tersebut. Saran saya, tetap berhati-hati dan waspada saat membeli kenari, dan pahami dengan benar seperti apa kenari yang anda pilih.

Suksma

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s