Mencetak Kenari untuk Lomba

Pada dasarnya Anakan burung kenari yang setiap hari mendengarkan suara kicauan asli induknya, dan sama sekali tidak pernah mendengar suara burung lainnya, niscaya akan menjadi kenari standar. Namun hasilnya tidak selalu sama antara kenari yang satu dan kenari lainnya, terutama kualitas lagu, cengkok, nafas / cara pengambilan nafas, mental dalam bertempur, dan sebagainya.

Untuk mencetak kenari standar kualitas lomba diperlukan berbagai upaya, dan perlu dimulai sejak anakan kenari masih diloloh induknya. Kalau tidak memungkinkan, usahakan agar umurnya tidak lebih dari 1 bulan.

Pada dasarnya Anakan burung kenari yang setiap hari mendengarkan suara kicauan asli induknya, dan sama sekali tidak pernah mendengar suara burung lainnya, niscaya akan menjadi kenari standar. Namun hasilnya tidak selalu sama antara kenari yang satu dan kenari lainnya, terutama kualitas lagu, cengkok, nafas / cara pengambilan nafas, mental dalam bertempur, dan sebagainya.

Untuk mencetak kenari standar kualitas lomba diperlukan berbagai upaya, dan perlu dimulai sejak anakan kenari masih diloloh induknya. Kalau tidak memungkinkan, usahakan agar umurnya tidak lebih dari 1 bulan.

Coba Lihat dan simak video berikut:

http://www.youtube.com/watch?v=1S8q36YeMig

1. Pemasteran sejak dini

Pemasteran kenari standar idealnya dilakukan sejak dini, yaitu ketika anakan masih diloloh induknya. Hal ini bisa dilakukan penangkar/ breeder sehingga kelak dapat menjual kenari yang sudah jadi, atau minimal setengah jadi.

Bagi kenarimania yang bukan breeder, tentu saja Anda harus membeli kenari jantan yang umurnya belum mencapai 1 bulan. Kalau bisa mendapatkan yang lebih muda lagi, tentu hasilnya lebih baik. Yang penting anakan kenari sudah bisa makan sendiri, meski belum ngeriwik sama sekali.

Lebih dianjurkan pula untuk membeli anakan kenari di tempat penangkaran yang kualitasnya teruji, apalagi kalau peternak rajin melakukan recording atau pencatatan mengenai silsilah kedua induknya. Sebab pewarisan gen juga sangat menentukan kualitas anakan-anakannya.

 

2. Jangan langsung dimaster dengan suara kenari

Pertanyaannya, kalau anakan sudah mau dimaster, maka master apakah yang akan digunakan untuk anakan kenari tersebut? Memang, sebagian kicaumania memaster anakan kenarinya dengan suara kenari standar yang gacor, baik dalam bentuk burung asli maupun audio mp3.

Namun, untuk mendapatkan kenari standar kualitas lomba, sebaiknya pemasteran dilakukan secara bertahap, dan jangan langsung dimulai dari suara kenari standar. Lebih dianjurkan jika menggunakan suara burung lain, misalnya pleci, blackthroat, dll.  Burung pleci diusahakan harus sudah ngalas ngerol dengan variasi lagu yang bagus. Bisa langsung tempel dengan burungnya atau bisa juga menggunakan file MP3

Latihan awal ini dimaksudkan untuk membentuk cengkok / irama lagu, juga panjang-pendek lagu yang dibawakan, serta membantu melatih anakan kenari dalam pengambilan nafas saat membawakan lagunya.

Jangan khawatir kalau suara pleci akan merusak keasliannya sebagai kenari standar. Sebab nantinya, dalam tahap berikutnya, kita akan mengglenderkannya dengan suara kenari standar.

3. Berikan makanan bergizi

Jangan pernah bosan mendengar istilah pakan bergizi, sebab memang inilah persyaratan dasar bagi semua jenis berkicauan untuk bisa menampilkan performa terbaiknya.

Pakan bergizi sering dipersepsi keliru sebagai pakan berprotein tinggi saja. Padahal yang sebenarnya adalah pakan dengan kandungan lengkap di atas ambang minimal, baik protein, lemak, serat kasar, karbohidrat, energi metabolisme, maupun beberapa jenis vitamin dan mineral esensial.

Jadi, setelah bisa makan sendiri, anakan kenari tidak cukup hanya diberi pakan bijian saja. Berikan juga pakan tambahan / extra fooding (EF) seperti sayuran (sawi hijau, selada air, daun mengkudu) serta buah-buahan (misalnya apel) setiap hari secara bergantian.

Kalau perlu, perkenalkan pula kroto kecil dengan porsi 10-15 butir, namun pemberiannya cukup 2-3 hari sekali. Bisa juga menggunakan telur puyuh rebus.

 

4. Gunakan kandang yang agak luas

Kenari termasuk burung berukuran kecil. Namun untuk melatih pernafasannya, dianjurkan disimpan dalam kandang / sangkar yang agak luas. Ini bisa diterapkan pada umur 1-4 bulan. Sesekali, misalnya dua kali seminggu, burung dimasukkan ke kandang umbaran sejak pagi hingga sore hari.

Apabila pernafasannya bagus, maka kenari setelah dewasa mampu membawakan lagu-lagunya yang sambung-menyambung (ngerol).

Penjemuran juga harus dilakukan secara rutin setiap pagi, namun diusahakan selesai sebelum pukul 10.00. Sejak umur 1 hingga 4 bulan, proses pemasteran tidak boleh berhenti.

 

5. Pemantauan anakan kenari umur 4 bulan

Biasanya, ketika berumur 4 bulan, anakan kenari sudah mulai ngeriwik. Nah, silakan dengarkan lagu-lagunya. Apabila mampu mengulang-ulang ritmenya, berarti kenari dapat disiapkan sebagai burung prospek lomba.

Saat itu pula, coba dekatkan dengan kenari betina dalam kandang terpisah. Pilihlah kenari yang rajin mengeluarkan suara panggilan khas kenari betina. Ciri ini biasanya dijumpai pada kenari betina yang sudah siap kawin.

Tetapi tujuan kita bukan untuk mengawinkannya, melainkan untuk memancing birahi anakan kenari sehingga kadar testosteronnya meningkat. Dengan ditempel kenari betina lenjeh setiap hari, anakan kenari akan terpancing untuk mengeluarkan lagunya dengan ritme berulang-ulang.

Pada umur 5-6 bulan, kenari jenis AF atau lokal super mulai ngeriwik kasar. Pada beberapa jenis lain, seperti F1 atau F2, ngeriwik kasar biasanya terjadi pada umur 8-9 bulan.

 

6. Mengglenderkan dengan kenari standar

Jika sudah memiliki lagu yang bagus, maka saatnya untuk mengglenderkannya dengan suara kenari standar. Jangan dulu memikirkan panjang dan pendeknya lagu, karena kenari muda akan menyusun sendiri lagu-lagunya,dengan bermodalkan suara burung master yang pernah didengarnya.

Dalam hal ini, kita bisa menggunakan burung kenari standar, boleh juga menggunakan audio kicauan kenari standar. Apabila menggunakan burung asli, maka jangan sampai terlihat langsung oleh kenari muda yang sedang dimaster. Hal ini untuk menjaga stabilitas mental kenari muda yang mudah down.

Setelah beberapa waktu terus mendengar suara kenari standar, maka suara kenari muda akan pecah dengan lagu yang sama sekali baru. Artinya, jika awalnya kita memasternya dengan suara pleci atau blackthroat yang ngerol, maka suara isian itu akan hilang dan berganti menjadi suara kenari standar.

Cengkok dan cara membawakan lagunya tak akan sama persis dengan kenari standar yang dijadikan master, maupun audio kicauan kenari standar. Sebab kenari muda yang dimaster mampu menyusun sendiri lagu-lagunya, dengan cengkok bagus, dan berdurasi panjang.

Jika suara kenari muda sudah pecah, biasanya diikuti dengan peningkatan birahi. Hal bisa dideteksi dari perilakunya yang sering menabrak jeruji, menggetarkan kedua sayapnya, sambil mengeluarkan suara “cik.. cik..”.

Kalau sudah begitu, Anda bisa menempelkannya kembali dengan kenari betina yang lenjeh dan rajin memanggil-manggil, seperti penjelasan sebelumnya. Kenari pun akan terdengar rajin berkicau dengan lagu-lagu standarnya, dan cengkok mewah.

 

7. Ujicoba hasil pemasteran

Kalau kenari muda sudah rajin berkicau, kini saatnya melakukan ujicoba hasil pemasteran. Berikut ini salah satu contoh kenari standar yang sudah siap untuk dilombakan:

 

Dalam ujicoba ini, kenari ditrek dengan 2-4 burung sejenis di rumah atau di rumah teman. Usahakan umur sparring partner ini juga hampir sama. Ujicoba ini dimaksudkan untuk memantau sejauhmana perkembangan mental kenari ketika menghadapi beberapa burung sejenis. Apabila kenari Anda berani bunyi bersama pesaing-pesaingnya, berarti dia sudah siap untuk dilombakan.

Untuk menjaga mentalnya agar tidak drop, sebaiknya jangan langsung diturunkan dalam even besar yang umumnya diikuti burung-burung mapan bahkan langganan juara. Awali dulu dari arena latber, kemudian latpres, dan lomba lokalan. Kalau sudah mulai mapan, baru mencoba even lebih besar.

15 thoughts on “Mencetak Kenari untuk Lomba

  1. juanawayan@yahoo.co.id

    Suksma bli Budi, buat sharenya, btw F2 yang baru saya beli sebulan lalu bikin kawan2 iri, bodynya aduhai, ngeriwiknya panjaaaang, suksma buat Bli… Astungkara sukses selalu

    Reply
  2. Eka Raharja

    Om Budi, makasih banyak buat ilmunya slama ini, Kalo Om Budi maen ke Sidoarjo, Jangan Lupa mampir Om, matur suwun

    Reply
    1. Gede Budi Post author

      Mungkin tidak bisa kemana-mana dalam waktu dekat ini pak Eka, maklum masih sibuk karena baru punya Baby… Sementara waktu masih belum ada, tp nanti kalo ada kesempatan, saya pasti mampir ke peternak Sidoarjo, Suksma

      Reply
    1. Gede Budi Post author

      Prenjak sangat bagus mas Putra, tapi ngerolnya masih kurang, sangat berkarakter di tembakan… Jadi bisa membuat kenari bersuara sedikit terkesan putus-putus…

      Reply
  3. Wayan Purna

    Bli de, Tiyang saking Mataram, mau pantau F1ys nya, soalnya kemaren Pak Indra yang di Jalan Pejanggik rekomendasi ke alamatnya Bli de di Bali. Tiyang liat kualitas F1nya super sekali. Kalo Bli ada stock sekitar 5 ekor jantan, mohon info nggih, suksma

    Reply
    1. Gede Budi Post author

      Banyak cara Bos, mulai dari pemilihan indukan (keturunan) kemudian kepada perawatan pasca menetas, perawatan saat umur muda dan lain-lain. Coba cek beberapa share sebelumnya…

      Reply
    1. Gede Budi Post author

      Maaf baru bls… Kenari akan bunyi bila memang kenari Jantan… Meski tanpa larutan, kenari lokal pada dasarnya akan bunyi pada umur 6 bulan… Apalagi jika memang perawatannya bagus. akan semakin cepat bunyi (kadang 5 bln). Semoga bermanfaat…

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s