Beternak Kenari Yorkshire (Pengalaman Pribadi 1)

Sobat kicaukan pasti setuju jika kenari yorkshire adalah jenis kenari yang memang mempesona, khususnya pada postur dan keindahan corak warnanya Mempunyai badan tegap proposional membuat kenari ini sering di panggil “the guardsman” dan “the gentelman of the fancy” memang panggilan ini te20140518_153048~2pat jika anda pernah melihat burung ini sangat terlihat gagahnya mereka, di indoesia kenari yorkshire lebih sering dipanggil kenari wortel ya karena bentuk fisiknya seperti wortel terbalik.

Burung ini memiliki kaki yang panjang dan badan yang terlihat tegak. Dengan panjang minimal 17 cm, kenari yorkshire adalah kenari terbesar dari semua jenis kenari yang beredar saat ini. Tujuan ternak kenari ini adalah agar burung kenari yang dibudidayakan tersebut memiliki dada besar, bahu, pinggang yang sempit, dan sikap yang kaku. Dan untuk penamaan istilah Yorkshire, itu adalah nama kota dimana jenis burung kenari ini dihasilkan dari proses persilangan untuk pertama kalinya.

Nah barangkali banyak mitos yang beredar di kalangan breeder/ peternak kenari bahwa Kenari Yorkshire atau import mandul/ tidak bisa diternakkan. Tetapi saya tetap merujuk pada posting salah satu Master Kenari yaitu Om Kian Sing sbb:

“memang ada beberapa orang, apalagi importer tertentu, yang mengatakan bahwa kenari impor mandul ataupun telah dimandulkan.
saya rasa hal ini salah besar, yg pasti untuk memandulkan butuh cara yang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. perlu diketahui hal ini tidak sebanding dengan keinginan peternak kenari di negara barat untuk mempopulerkan burung ini. mereka bukan hanya sekedar peternak tetapi lebih condong ke pecinta atau penyayang kenari. sudah pasti, mereka tidak akan menjual atau memberikan burung kesayangannya kepada orang yang juga tidak penyanyang burung. dari kata ‘penyayang’ ini sudah pasti mereka tidak akan membuat burung kenarinya menjadi mandul.
di jaman dulu ketika pertama-tama burung kenari diimpor ke indonesia, para peternak atau pemelihara kenari di sini belum sepandai orang jaman sekarang (tetapi saya tidak mengatakan bahwa orang jaman dahulu adalah orang bodoh). makanan pun juga lebih bergizi sekarang. perawatan lebih istimewa saat ini. ini adalah sedikit contoh yang konkret.dahulu kala, orang mengatakan kenari betina birahi bila di duburnya sudah sedikit merah. saat itu kenari jantan dan kenari betina dicampur dalam satu sangkar ternak. sekarang, peternak hanya memelihara betina dalam sangkar plus sarang dan tetek bengeknya. bila sudah membuat sarang (mbunderi) maka baru dikawinkan, cukup sekali dua kali untuk menjaga kesehatan. alhasil juga mengeluarkan anakan yang sehat2. mencampurkan pejantan dalam jangka yang lama pasti akan menurunkan kondisi tubuh (breeding condition). waktu betina birahi betul, pejantan sudah drop alias loyo atawa kuyu. saat itu pejantan sudah tidak mau ataupun sudah tidak bisa mengawini. keluarlah telur gemuk atau telur kosong. … dikira mandul!

jaman dulu pakan tidak sebersih dan sehigienis sekarang, tidak sekomplit sekarang. belum ada pakan impor yg mendukung burung untuk mempeng alias masuk tahap breeding condition. burung setengah teler dijadikan stallion, panenlah si peternak dengan telur gemuk. … pejantan dicap mandul!

ini adalah beberapa My Yorkshire contoh yang membuat orang jaman dulu ngomong kenari impor mandul. di rumah pak misterius, yorkshire-nya juga mempunyai anak, di rumah saya juga, di mana2 juga bergitu, pak slam, dll.

memang kenari sama seperti manusia, sebagai makluk hidup ciptaan Tuhan. tidak dipungkiri, ada juga kenari yang mandul tetapi inipun masih terbagi2 lagi … apakah betul mandul atau tidak pintar mengawini atau tidak dalam keadaan breeding condition.
demikian informasi menurut saya yang belum tentu betul…”

Jadi hal ini memacu semangat saya 3 tahun belakangan ini untuk melakukan prawatan secara mendalam terhadap kenari Yorkshire. Dan dari 3 tahun lalu sudah bisa produksi anakan Silangan Yorkshire berawal dari Kenari Yorkshire x AF yang menghasilkan kenari dengan Spesifikasi F1 Ys, kemudian beranjak ke F2Ys dan F3Ys, dan seterusnya.

Memang segala sesuatu Akan selalu dihadapkan pada kendala dan segala macam permasalahan dalam beternak kenari. Tetapi proses belajar itu akan terus menerus terjadi bahkan di setiap harinya. Sampai akhirnya Saya membeli 2 ekor Kenari Yorkshire betina Umur 2 Bulan dimana salah satunya ring AB (dari Belanda) dan FOI pada Bulan November 2013.

Dan penantian panjang pun terjadi, bahwa kenari Yorkshire import memang memiliki masa waktu yang lebih lama untuk bisa bereproduksi.  Biasanya kenari Yorkshire jantan import baru bisa stabil ngawin saat umur di atas 1 s.d 1,5 tahun. Begitu juga kenari betina. Faktanya hal ini yang membuat para breeder pemula menjadi patah semangat. Harapan untuk bisa meraup untung seolah lenyap begitu saja. Disamping biaya perawatan kenari Yorkshire import juga terbilang cukup tinggi. Kenari Yorkshire import rawan terhadap cuaca panas karena asalnya dari beberapa negara dengan iklim subtropis, sehingga apabila kita tidak pandai-pandai mengkondisikan suhu dan kelembaban udara, dapat dipastikan kenari Yorkshire mudah drop/ mudah sakit.

 

 

7 thoughts on “Beternak Kenari Yorkshire (Pengalaman Pribadi 1)

  1. Wayan Udiana Pemkot

    Pak Budi, kalo boleh Tiyang minta tolong, Setelah kemarin berkunjung ke Markas Kenari Bali di Banyuning, Tiyang tertarik nawar kenari YI anakannya pak Budi yang warna kuning pak. Tiyang jamin akan dirawat dengan baik. Suksma sebelumnya.

    Reply
  2. agus disdik

    bli gede, maw tanya untuk indukan kenari yang betina di jual g? rencannya maw belajar nernak… tlong juga diinfokan harga dan jenisnya… suksma..

    Reply
    1. Gede Budi Post author

      Mari datang sekedar mampir ke kenari Bali di banyuning, Singaraja pak Agus, he he he.. Soalnya betina jarang sekali tiyang lepas, tapi untuk teman baik, ngga masalah…

      Reply
    1. Gede Budi Post author

      Sudah ada yang menetas, 2 betina AF Tiyang kawinkan dengan Yorkshire, Mudah-mudahan bisa dipantau minimal 30 hari lagi. Cb kalo ada kesempatan silakan pantau langsung dulu ya..

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s