Mengapa Pedagang Kebanyakan Menjual Anakan Kenari Betina???

Seorang Sahabat Kenari Bali (KB) Bernama Pak Putu dari Rangdu Kecamatan Seririt, sempat datang ke markas Kenari Bali di Jalan pulau Komodo gang Aditya Blok B/ 16.  Beliau sempat terkesan dan mengutarakan minat serta berdiskusi tentang teknik beternak kenari. Disamping itu ada keluhan yang disampaikan saat beliau membeli kenari di beberapa pedagang burung, bahwa hampir semua anakan yang dipilihkan oleh pedagang tersebut, pada akhirnya ketahuan bahwa semuanya betina setelah beberapa bulan.  tentu saja ini sangat mengecewakan, dan semoga bila hal ini menimpa beberapa sahabat yang lain tidak akan menyurutkan minat untuk tetap memelihara kenari.

Kemudian saya melakukan survei pada beberapa pedagang, Misalnya seorang teman di pasar burung baru saja kedatangan 100 ekor kenari anakan umur 1 s.d 2 bulanan. setelah melakukan pemeriksaan secara seksama dari 100 ekor eknari, hanya 6 ekor yang yakin jantan, sisanya dapat dipastikan betina (prosentasenya kurang dari 10%). Kemudian di beberapa kawan yang lain yang baru saja memesan kenari dengan berbagai warna, dari 100 ekor anakan hanya 9 ekor yang jantan. Apanya yang salah? Menurut Pak IGP, salah satu pedagang di Pasar burung banyuasri Singaraja, Sudah disebutkan bahwa perjanjian awalnya bahwa “Saya minta anakan jantan biar bisa dijual,”  dan karena kondisi seperti ini, yang dirugikan adalah konsumen di sekitaran Singaraja. Burung kenari anakan ini (yang kebanyakan betina) terpaksa dijual murah dan di akui sebagai jantan oleh pedagang.

Konsumen yang tidak tahu menahu dan biasanya pemain baru yang awam akan percaya saja jika pedagang memilihkan kenari. dan karena ingin untung, maka pedagang akan memaksakan kenari betina sebagai jantan agar habis terjual.  Seperti apapun, hal ini sangat meresahkan, apalagi jika ternyata setelah sekian lama, kenari tidak jua berkicau pada akhirnya juga tidak bisa ditukar ke pedagang semula dengan berbagai macam alasan.

Saya tidak menyalahkan pedagang yang menjual kenari anakan, karena mereka juga adalah korban dari penjual hulu di sentra-sentra kenari yang dengan curangnya memasukkan porsi anakan betina SAMPAI LEBIH DARI 90 % per tiap pengiriman burung. Tetapi alangkah baiknya jika kita lebih waspada….

Saran

Belilah kepada peternak langsung atau pedagang yang terpercaya (dilengkapi garansi), sehingga anda dapat mengamati proses perkembangannya dari awal dan bagaimana kualitas indukannya. Apabila salah dalam penentuan jenis kelamin, peternak yang menetap tidak akan sulit untuk mencarikan penggantinya mengingat produksi yang lebih lancar.

Suksma…

6 thoughts on “Mengapa Pedagang Kebanyakan Menjual Anakan Kenari Betina???

  1. andikaprasetya@yahoo.co.id

    Sangat setuju sekali om, Sudah ke-enam kalinya saya beli kenari, maunya pilih yang jantan, ternyata betina semuaaaaa…. Dagang kenarinya ngga mau tanggung jawab……. Klo bisa saya main ke tempat kenari Bali di Singaraja, Mau nginden kenari Jantan di Kenari Bali…

    Reply
    1. Gede Budi Post author

      Begitulah kenyataanya, sehingga para kenari mania banyak yang terpaksa membeli burung yang sudah jadi dengan harga yang lebih tinggi…

      Reply
  2. supar

    Jaman sekarang ini, mana sih yang mau jujur??? Pak de, sepanjang Tiyang beli kenari hanya di Pak de saja yang berani garansi… Suksma ya pak de buat F2 nya, sekarang sampun gacooor abis..

    Reply
  3. Putu

    Mohon Bantuannya Pak de, Tiyang baru beli Kenari di Pasar Hewan Banyuasri, Kata pedagangnya Jaminan Jantan, Tapi kok setelah enam Bulan tiyang piara sama sekali ten munyi nike.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s