Mengapa Harga Kenari Tak Stabil

Beberapa teman peternak mengeluhkan harga kenari Lokal saat ini yang cenderung mengalami penurunan. Saat ini di denpasar harga kenari anakan dalam jumlah grosir mencapai angka 65 ribu rupiah. Dan terus akan merosot. Beberapa peternak kecil (jumlah indukan sedikit) dan peternak yang baru memulai usahanya merasa bahwa dengan harga ini tentu saja tidak akan dapat keuntungan.

Berikut ini coba saya rangkumkan beberapa pendapat tentang mengapa harga Burung kenari tidak stabil;

1. Produksi Tinggi, Stock Melimpah

Burung kenari merupakan burung hasil domestifikasi/ dijinakkan dan diternakkan sejak ratusan tahun yang lalu. Para Peternak kenari telah memiliki banyak teknik dan referensi untuk menciptakan beberapa jenis, gen dan pemuliaan Burung Kenari. Semua itu menjamin bahwa burung kenari tidak akan punah, tetapi menjadi burung yang paling banyak diternakkan oleh manusia diseluruh dunia. Di Indonesia saat ini peternak kenari sangat banyak dan hampir tak terhitung. Setiap pemilik kenari akan memiliki keinginan untuk beternak dan kebanyakan akan berhasil. Disamping beberapa peternak kenari besar yang produksinya bisa mencapai ratusan ekor per bulan. Membanjirnya stock otomatis akan berimbas pada persaingan harga. Sehingga daripada menyimpan stock terlalu lama dan malah membebani biaya pakan yang tinggi (karena pakan kenari saat ini masih pada dasarnya masih import dari Thailand dan beberapa negara lain yang dikemas dengan kemasan lokal). Maka akhirnya banyak beredar kenari di pasaran dengan harga yang murah agar para peternak menghindari untuk semakin merugi. Sikap yang diambil inilah yang membuat pasar saat ini kebanjiran stock.

2. Permintaan Tetap

Para peminat kenari pada dasarnya sudah cukup banyak, menurut survei yang saya lakukan di satu desa di Buleleng (tanpa metodologi-berdasarkan pantauan acak di Kelurahan Banyuning- Singaraja). Dari lima rumah berderet satu rumah memiliki atau memelihara burung kicauan yang diantaranya selalu ada kenari. Ini artinya memang peminat kenari akan terus bertambah. Tetapi dalam segi hukum pasar, Jumlah burung ternakan yang dilepas di pasaran jauh melebihi permintaan pasar. Hal ini secara otomatis akan membuat harga burung menjadi semakin turun. Para konsumen kenari juga akan lebih selektif dalam membeli kenari.  Mereka hanya akan membeli kenari dengan kualitas yang diyakini terbaik.

3. Kualitas Rendah dan Tidak Adanya Jaminan

Saat ini Burung Kenari yang beredar dipasaran melalui pantauan saya merupakan burung kenari ternakan massal yang tidak terjaga kualitasnya. Pemberian pakan yang seadanya, perawatan anakan yang tidak benar serta tidak adanya jaminan pada jenis kelamin (Baca juga Jenis Kelamin Burung Tidak Jelas) membuat banyak konsumen yang kecewa, Ini sangat disayangkan. Pedagang seharusnya memberikan layanan terbaik kepada konsumen bukan malah menjerumuskan konsumen. Karena banyak praktek seperti itu membuat beberapa konsumen menjadi kecewa dan beralih ke hobi burung lain yang secara otomatis membuat burung kenari tidak laku. Ini yang membuat harga Burung kenari di pasaran terus terjun bebas.

4. Kondisi ekonomi secara umum

Kondisi ekonomi secara umum saat ini juga menentukan bagaimana pilihan masyarakat. Saat ini harga kebutuhan pokok terus naik, inflasi di beberapa daerah terasa sangat tinggi. Kondisi pasar yang lesu ini dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi Indonesia dan Dunia yang terus menurun. Efeknya saat ini masyarakat akan lebih memberikan porsi terbesar dari penghasilannya untuk membeli kebutuhan pokok terlebih dahulu. Inilah salah satu penyebab mengapa Burung kenari yang menjadi kebutuhan hobi  mulai terpinggirkan. Ini adalah pilihan terbaik saat ini yang menjadi salah satu penyebab kenarpa Burung Kenari tidak laku di pasaran.

Dari semua hal diatas, jangan berfikir bahwa Beternak Kenari akan membuat kita rugi. Beternak kenari bukan hanya semata-mata mengejar keuntungan materi (bagi saya). Beternak kenari adalah hobi dan bagian kehidupan saya dan keluarga. Resep yang terbaik yang akan saya bagikan adalah, Bagaimana agar kualitas burung kenari yang kita hasilkan menjadi yang terbaik. Semua itu perlu proses. Dan ketika sampai pada saat itu, maka kita tidak akan terkena dampak apapun, harga Kenari. Burung Kenari Berkualitas Tinggi akan tetap menjadi Buruan bagi konsumen yang mengerti. Soal harga tetap stabil sampai saat ini…

Jadi…. Tetap SEMANGAT….!!!

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s