Gunakan Air Matang/ MAsak Untuk Minum Kenari

Seorang Kawan, Pak Nyoman Wijaya dari Kawasan Seririt bersedia memberi tips yang baik buat kita semua.  Beberap hari lalu seekor kenari Milik pak Nyoman baru saja mati. Bukan karena sakit, bukan karena salah perawatan tetapi memang karena umurnya yang sudah lanjut yaitu 9 tahun.  Beliau berkisah saat itu kenari masih sangat jarang dijumpai di Bali. Dan ada yang menjual dengan harga Rp. 65.000,- (anakan lokal harga saat itu) di tahun 2006.

Kenari yang panjang umur itu ternyata bisa berproduksi sampai umur 6 tahun. Dan hebatnya lagi tak ada penanganan khusus, ataupun extrafood berlebih yang dilakukan. Tanpa pernah ada obat-obatan, semua perlakuan kenari ini sangat standart. Yang menjadi perhatian utamanya adalah kebersihan kandang dan Penggunaan Air Minum.

Ternyata selama ini pak Nyoman Wijaya tidak menggunakan air minum PDAM dengan alasan bahwa kaporit yang terdapat pada air PDAM pada suatu saat nanti pasti akan menyebabkan gangguan kesehatan pada burung kesayangannya itu. Jadi untuk minum kenarinya di ganti setiap hari dengan air mineral (tanpa menyebut merk tertentu).

Nah ternyata hal yang sepele bisa menentukan Burung Kenari bisa lancar produksinya dan panjang umur.

Suksma

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s