KENARI SERAK bahkan Membisu

Serak pada kenari sebenarnya telah saya bahas pada beberapa postingan sebelumnya, tetapi karena permintaan beberapa sahabat kenari bali, akan saya utarakan beberapa penyebab, penanganan dan pencegahannya.

Kenari serak pada beberapa kasus misalnya:images (11)

  1. Kenari yang nafasnya berbunyi pelan grok-grok, ini biasanya baru terdeteksi setelah ada gejala kenari mulai agak pendiam (terutama jantan) kurang begitu gacor padahal sebelumnya sangat gacor, Biasanya akan lebih terdengar saat kita dekatkan dan dengarkan nafasnya ke telinga.
  2. Kenari berbunyi ngik-ngik keras sekali dan kesulitan bernafas, badan menjadi kurus dan kurang nafsu makan. Secara fisik kenari terlihat sangat lemah dan loyo. kenari secara total tidak mau berbunyi bagi jantan.
  3. Kenari seperti tersedak, dan batuk batuk, sambil mengeluarkan lendir dari hidungnya. Kondisi kenari tidak stabil, sudah malas makan, dan biasanya hanya diam di sudut tangkringan (ini sudah sangat parah).

Mari kita bahas penyebabnya;

  1. Karena kebiasaan jemur lama di terik matahari, maka tenggorokan kenari akan kering dan dehidrasi, disinilah yang bisa jadi penyebab awal Kenari bisa serak. Dengan menjemur berlebihan, maka pita suara pada kenari akan mengering, ketika kita teduhkan dan diberi minum, kenari akan minum, akan tetapi akan ada luka atau peradangan pada tenggorokannya. hal ini membuat suara kenari akan jadi serak dan kurang maksimal berbunyi. Radang ini pada dasarnya hanya pemicu, jika kebersihan kandang dan pakan, serta air minum kurang, maka bakteri dan kutu akan menumpang pada luka di tenggorokan kenari. Dan ini akan menjadi berbahaya.
  2. nfeksi pada saluran pernafasan burung, terutama trakhea dan bronkus. Hal ini bisa disebabkan oleh infeksi tungau kantung udara (air sac mites); burung selalu terpapar asap terutama rokok, pembakaran sampah, masakan, dan asap kendaraan; serta sangkar dan lingkungan sekitarnya yang kotor / tak terawat.
  3. Kenari tidak pernah dikerodong pada malam hari, sehingga mengalami kondisi yang pada manusia disebut “masuk angin”. Ada banyak angin malam yang masuk ke pori-pori kulitnya, termasuk di bagian tenggorokan, sehingga mempengaruhi kotak suara yang disebut larynx. Kotak suara ini terdiri atas tulang rawan, tempat di mana pita-pita suara burung menempel.
  4. Kenari terkena infeksi di bagian tenggorokannya, terutama akibat infeksi tungau kantung udara( air sac mites ). Tungau kantung udara (KU), atau dalam bahasa veterinari disebut air mite sac, adalah penyebab umum yang mengakibatkan burung menjadi sulit bernafas. Parasit ini sering menyerang burung kenari, finch, dan beberapa jenis burung lainnya. Bisa dibayangkan bagaimana ketika seorang penyanyi susah bernafas. Jangankan untuk bernyanyi, untuk bersuara pun megap-megap. Nah, seperti itu pula burung berkicau ketika terserang kutu yang sulit dilihat dengan mata telanjang tersebut.Tungau KU memiliki nama ilmiah Sternostoma tracheacolum. Ia menghabiskan sebagian besar siklus hidupnya dalam tubuh burung. Siklus hidupnya dari telur hingga dewasa hanya memakan waktu 6 hari.Dalam siklus hidupnya yang pendek, tungau KU sering kelayapan naik-turun dalam sistem pernafasan burung. Meski umurnya pendek, ia begitu mudah berkembang biak ketika kita tidak melakukan upaya pemberantasan.Air mite sac juga memiliki sifat sangat menular, terutama ketika burung terlihat saling meloloh, baik ketika bercumbu dengan pasangannya, atau indukan yang sedang memberi makan anaknya. Kandang yang kotor juga menjadi sumber infeksi dari penyebaran tungau ini. Gejala infeksi yang diakibatkan tungau KU sangat bervariasi, tergantung dari jenis burung dan tingkat infeksinya. Gejala umum yang terlihat antara lain suara parau, bahkan kehilangan suara, disertai ekor yang terlihat sering naik-turun.  Parasit ini memang lebih sering menyerang pada burung pemakan biji-bijian seperti kenari dan finch Tetapi ketika terjadi interaksi antara burung yang terserang dan burung sehat, meskipun bukan burung sejenis, maka penularan penyakit pun mudah terjadi.
  5. Kenari terkena penyakit psitaccosis yang menyebabkan suaranya menjadi serak atau hilang. Gejala burung yang menderita penyakit ini antara lain mencret, lemah, bulu jadi kusut, tidak mau makan, serta mata atau hidungnya berair. Jadi, jika muncul gejala seperti ini, maka kemungkinan besar faktor pemicu kenari kehilangan suaranya akibat penyakit ini.

Untuk obat-obatan, silakan dipilih yang ada di pasaran, baik itu anti biotik dsb di pasaran,

  • Apakah kenari bisa sembuh dari serak?  memang perlu proses yang lama, tetapi pasti bisa sembuh. Terkadang sembuh ini juga membawa dampak, misalnya YSL saya saat umur 5 bulan ketika sedang ngeriwik-ngeriwiknya tiba-tiba terserang serak, setelah di berikan pengobatan secara tuntas, dan dipastikan sembuh, ternyata ada efeknya. Suara Kenari saya jadi aneh he he he… Krrrr krrrr Krrrr… Setelah dewasa, Suaranya tidak normal lagi.

Lebih baik mencegah daripada mengobati, berikut tips sederhana yang bisa dilakukan agar kenari yang kita miliki jangan sampai terserang Serak.

  • Berikan terapi pucuk daun mengkudu muda, sebagai ganti buah dan sayurannya selama dalam masa perawatan.
  • Mengganti air minum dengan air larutan selama masa perawatan. Untuk kenari, sebaiknya jangan menggunakan air minum yang masih mentah, termasuk air ledeng / PDAM. Lebih disarankan menggunakan air matang atau air kemasan.
  • encegahan agar burung terbebas dari tungau kantung udara adalah menjaga kebersihan kandang / sangkar burung
  • Membiasakan untuk  selalu mengkerodong burung kenari pada malam hari.
  • Menjauhkan kenari dari lubang tempat keluar-masuk udara / angin, misalnya ventilasi udara atau saluran udara, AC, dan kipas angin.
  • Hindari menjemur kenari secara berlebihan, cukup 10-20 menit di matahari pagi sebelum jam 8, itu sudah menjamin kebutuhan kenari akan sinar matahari.

SUKSMA

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s